1. Pengertian Sistem Operasi
Sistem Operasi
(operating System) adalah perangkat lunak dasar yang berfungsi sebagai
pengendali dan pengatur sistem pada suatu komputer. Bahkan sekarang OS
digunakan sebagai tolak ukur dalam membeli komputer. Operating system
secara umum dapat berjalan pada semua jenis komputer, namun ada pula
beberapa OS yang secara khusus hanya dapat dipakai pada komputer jenis
tertentu. Contohnya MAC OS yang hanya bisa berjalan pada komputer buatan
Apple Inc.
2. Fungsi Sistem Operasi
Sistem Operasi
merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah sistem komputer dan
memiliki fungsi utama untuk menterjemahkan kerumitan instruksi dalam
bahasa mesin (Machine Language) menjadi lebih sederhana sehingga dapat
memberikan user kenyamanan. Bahasa mesin secara umum memiliki sekitar 50
– 100 instruksi, yang sebagian besar berisi instruksi perpindahan data,
pengerjaan aritmatika dan pembandingan nilai.
Sebelum
OS diterapkan pada system komputer, programmer harus menggunakan kartu
plong untuk membuat atau mengeksekusi sebuah program. Meskipun dengan
menggunakan bahasa tingkat tinggi sekalipun –contohnya COBOL- programer
harus melewati step yang rumit sebelum akhirnya program tersebut
diproses. Selain itu dalam step tersebut banyak waktu yang terbuang
(idle time) antara satu pekerjaan dan pekerjaan lainnya yang
mengakibatkan proses membutuhkan waktu yang lebih banyak.
Selain itu Fungsi utama dari sistem operasi adalah :
a. Management Proses
Management proses
dalam sebuah komputer mencakup penyiapan, penjadwalan dan pemantauan
proses atau program yang sedang dijalankan pada suatu sistem komputer.
- Overlapped Processing : Pada saat sistem harus melakukan beberapa
pekerjaan sekaligus, sebuah program dapat diperintahkan untuk melakukan
operasi input sedangkan program yang lainnya melakukan operasi output
- Multiprogramming : Hal ini memungkinkan kita membagi partisi main
memory sehingga dapat menyimpan lebih dari satu program dalam main
memory. Program yang memiliki prioritas lebih tinggi akan ditempatkan
dalam foreground memory sedangkan yang prioritasnya lebih rendah akan
disimpan dalam background memory. Sistem ini juga memungkinkan kita
untuk menjalanakan sebagian instruksi dalam suatu program kemudian
berpindah keprogram lain (switch)
- Interuption system : Sistem proses yang mengatur data,instruksi
maupun hasil dari suatu program background yang prosesnya diinterupsi
oleh program foreground dalam multiprogram sistem.
b. Management sumber daya
Management sumber
daya mencakup pengendalian terhadap sumber daya yang dipakai oleh
program yang dijalankan agar dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Management sumber daya biasanya berkaitan dengan perangkat keras
komputer seperti memory, perangkat I/O dan lain sebagainya.
Dalam
management sumberdaya dikenal istilah spooling yang berarti sebuah
proses yang meletakan semua data yang akan ditampilkan pada alat output
ke dalam disc magnetic (tape magnetic) sehingga tempat luang dalam main
memory lebih banyak. Hal ini diperlukan terutama ketika CPU harus
mengawasi output pada device yang memiliki kecepatan terbatas contohnya
printer dan card reader. Magnetic tape berfungsi sebagai buffer area
data.
c. Management data/berkas
Management data
mencakup pengendalian atau pengalokasian data yang masuk atau keluar
kedalam memory utama maupun memory sekunder. Dalam sistem ini OS akan
menampilkan peta yang berisi penggunaan masing – masing sector dan
track. Selain itu juga membuat directory (daftar isi disc) dari file
yang ada dalam memory. Directory berisi informasi file seperti nama
file, type file, posisi track, dan lain sebagainya.
d. Pengamanan sistem
Pangamanan sistem
mencakup perlindungan terhadap access terhadap program tertentu dalam
sebuah sistem komputer yang biasanya berupa user login dan password.
OS
juga menyediakan fasilitas sejumlah program yang dirancang untuk
menyederhanakan proses operasi dari suatu program aplikasi yang dibuat
oleh pemakai komputer. Operating system service, ini akan menjadikan
penghubung antara pemakai dengan mesin, sehingga dapat mengurangi waktu
dan mempermudah pembuatan program aplikasi.
Disamping service, OS juga biasanya menyediakan utility (program manfaat), seperti :
a. Text Editor
Merupakan
suatu program yang disediakan untuk menuliskan suatu teks atau suatu
program aplikasi yang direkamkan ke suatu file di disk magnetik. Dengan
text editor, pembuat program dapat menambah, menghapus, menyisipkan dan
membetulkan teks yang berupa intruksi-intruksi program. Text editor
banyak dipergunakan oleh mereka yang akan menulis source program.
b. Linkage editor
Merupakan
program yang digunakan untuk mengkonversikan object program yang sudah
diterjemahkan ke dalam bahasa mesin ke dalam bentuk program yang siap
untuk dijalankan. Linker juga dapat digunakan untuk menggabung beberapa
object program yang dikompilasi secara terpisah menjadi sebuah
executable program.
c. Debugger
Debugger
atau debugging aid (pelacak) merupakan program fasilitas OS untuk
melacak dan membetulkan kesalahan program yang sudah berbentuk bahasa
mesin.
d. Command
OS
juga menyediakan fasilitas-fasilitas lainnya yang dapat diaktifkan
dengan suatu perintah langsung (command) tertentu. Command ini dapat
digunakan untuk menangani disk, file dan peripheral.
3. Konsep Dasar Sistem Operasi
Antarmuka
(interface) antara sistem operasi dengan program aplikasi (user
programs) dikenal sebagai extended instruciton (perluasan instruksi).
Extended instruction dapat juga disebut sebagai panggilan sistem (system
call).
a. Process
- Merupakan konsep utama dalam semua sistem operasi
- Pada dasarnya adalah sebuah program yang dieksekusi
- Berisi executable program, program's data dan stack, program counter,stack pointer dan register lainnya.
- Tabel proses (process table) adalah tabel yang berisi informasi tentang semua proses yang dijalankan.
- Sebuah proses dipanggil oleh command interpreter atau shell yang membaca perintah dari terminal.
- Child process dapat membuat satu atau lebih proses lainnya.
b. Files
- Sistem operasi mendukung konsep sebuah direktori.
- Hirarki proses dan file diorganisasi sebagai trees.
- Setiap proses memiliki direktori kerja.
c. System Call
Layanan
langsung sisem operasi ke pemogram adalah system call atau API
(Application Programming Interface). System call adalah tata cara
pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh layanan sistem operasi.
System call berupa rutin sistem operasi untuk keperluan tertentu yang
spesifik. Bentuk system call beragam, terbanyak berupa rutin prosedure
atau fungsi.
- User programs berkomunikasi dengan sistem operasi dan meminta layanan darinya dengan membuat system calls.
- Contoh system call READ dari bahasa C : count=read(file, buffer, nbytes)
d. Shell
- Sistem operasi adalah kode yang dilaksanakan system calls.
- Dalam UNIX command interpreter disebut shell.
- Dalam prompt UNIX, sebuah karakter tanda dollar ($),memberitahu pemakai bahwa shell menunggu permintaan perintah.
- Jika user menuliskan : $date, memiliki arti bahwa shell membuat a
childprocess dan menjalankan date program sebagai child. Selama child
process dijalankan, shell menunggunya untuk dihentikan. Ketika child
selesai, shell akan menampilkan prompt kembali dan mencoba membaca
masukan perintah berikutnya.
4. Struktur Dasar Sistem Operasi
a. Sistem monolitik (monolithic system)
Sistem
operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat saling
dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan. Kernel berisi
semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pemakai. Sistem
operasi ditulis sebagai sekumpulan prosedur (a collection of
procedures), yang dapat dipanggil setiap saat oleh pemakai saat
dibutuhkan.
Kelemahan :
- Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dilokalisasi.
- Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan.
- Merupakan pemborosan bila setiap komputer harus menjalankan kernel
monolitik sangat besar sementara sebenarnya tidak memerlukan seluruh
layanan yang disediakan kernel.
- Tidak fleksibel.
- Kesalahan pemograman satu bagian dari kernel menyebabkan matinya seluruh sistem.
Keunggulan :
- Layanan dapat dilakukan sangat cepat karena terdapat di satu ruang alamat.
Evolusi :
Kebanyakan UNIX
sampai saat ini berstruktur monolitik. Meskipun monolitik, yaitu seluruh
komponen/subsistem sistem operasi terdapat di satu ruang alamat tetapi
secara rancangan adalah berlapis. Rancangan adalah berlapis yaitu secara
logik satu komponen/subsistem merupakan lapisan lebih bawah dibanding
lainnya dan menyediakan layanan-layanan untuk lapisan-lapisan lebih
atas. Komponen-komponen tersebut kemudia dikompilasi dan dikaitkan
(di-link) menjadi satu ruang alamat. Untuk mempermudah dalam
pengembangan terutama pengujian dan fleksibilitas, kebanyakan UNIX saat
ini menggunakan konsep kernel loadable modules,yaitu:
- Bagian-bagian kernel terpenting berada di memori utama secara tetap.
- Bagian-bagian
esensi lain berupa modul yang dapat ditambahkan ke kernel saat
diperlukan dan dicabut begitu tidak digunakan lagi di waktu jalan (run
time).
b. System Lapis (Layered System)
Sistem
operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana
lapisan – lapisan bawa memberi layanan lapisan lebih atas.Struktur
berlapis dimaksudkan untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan
implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional dan
antarmuka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang
terdefinisi bagus. Lapis-lapis dalam sistem operasi ada 6 lapis, yaitu :
- Lapis 5 - The operator : Berfungsi untuk pemakai operator.
- Lapis 4 - User programs : Berfungsi untuk aplikasi program pemakai
- Lapis 3 - I/O management : Berfungsi untuk menyederhanakan akses I/O pada level atas.
- Lapis 2 -Operator-operatot communication : Berfungsi untuk mengatur komunikasi antar proses.
- Lapis 1 -Memory and drum management : Berfungsi untuk mengatur alokasi ruang memori atau drum magnetic.
- Lapis 0 -Processor allocation and multiprogramming : Berfungsi untuk
mengatur alokasi pemroses dan switching,multiprogramming dan pengaturan
prosessor.
Lapisan n memberi
layanan untuk lapisan n+1. Proses-proses di lapisan n dapat meminta
layanan lapisan n-1 untuk membangunan layanan bagi lapisan n+1. Lapisan n
dapat meminta layanan lapisan n-1. Kebalikan tidak dapat, lapisan n
tidak dapat meminta layanan n+1. Masing-masing berjalan di ruang
alamat-nya sendiri. Kelanjutan sistem berlapis adalah sistem berstruktur
cincin seperti sistem MULTICS. Sistem MULTICS terdiri 64 lapisan cincin
dimana satu lapisan berkewenangan berbeda. Lapisan n-1 mempunyai
kewenangan lebih dibanding lapisan n. Untuk meminta layanan lapisan n-1,
lapisan n melakukan trap. Kemudian, lapisan n-1 mengambil kendali
sepenuhnya untuk melayani lapisan.
Keunggulan :
- Memiliki semua keunggulan rancangan modular, yaitu sistem dibagi
menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap
lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen.
- Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.
Kelemahan :
- Fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
c. Virtual Machine
- Multi-Programing
- Time Sharing
Awalnya
struktur ini membuat seolah-olah pemakai mempunyai seluruh komputer
dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan
simulasi mesin nyata. Mesin hasil simulasi digunakan pemakai, mesin maya
merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata.Semua pemakai diberi
iluasi mempunyai satu mesain yang sama-sama canggih. Pendekatan ini
memberikan fleksibilitas tinggi sampai memungkinkan sistem
operasi-sistem operasi berbeda dapat dijalankan dimesin-mesin maya
berbeda. Implementasi yang efisien merupakan masalah sulit karena sistem
menjadi besar dan kompleks. Teknik ini mulanya digunakan pada IBM
S/370. VM/370 menyediakan mesin maya untuk tiap pemakai. Bila pemakai
log (masuk) sistem, VM/370 menciptakan satu mesin maya baru untuk
pemakai itu. Teknik ini berkembang menjadi operating system emulator
sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem
operasi lain.
-
Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk
MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi Win16. Aplikasi tersebut dijalankan
sebagai masukan bagi subsistem di MS-Windows NT yang mengemulasikan
system calls yang dipanggil aplikasi dengan Win32 API (system calls di
MSWindows NT).
-
BM mengembangkan WABI yang mengemulasikan Win32 API sehingga
diharapkan sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan
aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows.
-
Para sukarelawan pengembang Linux telah membuat DOSEMU agar
aplikasi-aplikasi untuk MS-DOS dapat dijalankan di Linux, WINE agar
aplikasi untuk MS-Windows dapat dijalankan di Linux, iBCS agar
aplikasiaplikasi untuk SCO-UNIX dapat dijalankan di Linux, dan
sebagainya.
d. Client Server Model
Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses dikategorikan sebagai server dan client, yaitu :
- Server, adalah proses yang menyediakan layanan.
- Client, adalah proses yang memerlukan/meminta layanan Proses client
yang memerlukan layanan mengirim pesan ke server dan menanti pesan
jawaban. Proses server setelah melakukan tugas yang diminta, mengirim
hasil dalam bentuk pesan jawaban ke proses client. Server hanya
menanggapi permintaan client dan tidak memulai dengan percakapan client.
Kode dapat diangkat ke level tinggi, sehingga kernel dibuat sekecil
mungkin dan semua tugas diangkat ke bagian proses pemakai. Kernel hanya
mengatur komunikasi antara client dan server. Kernel yang ini popular
dengan sebutan mikrokernel.
- Permintaan pelayanan, seperti membaca sebuah blok file, sebuah user
process (disebut client process) mengirimkan permintaan kepada sebuah
server process, yang kemudian bekerja dan memberikan jawaban balik.
Keuntungan : kemampuan diaptasi untuk digunakan dalam distributed system.
Masalah :
- Tidak semua tugas dapat dijalankan di tingkat pemakai (sebagai proses pemakai).
Kesulitan ini diatasi dengan :
- Proses server kritis tetap di kernel, yaitu proses yang biasanya berhubungan dengan perangkat keras.
- Mekanisme ke kernel seminimal mungkin,sehingga pengaksesan ruang
pemakai dapat dilakukan dengna cepat. Untuk sistem-sistem besar dengan
banyak server dikehendaki supaya client transparan dalam meminta layanan
sehingga tidak menyulitkan pemogram.
Keunggulan :
- Pengembangan dapat dilakukan secara modular.
- Kesalahan (bugs) di satu subsistem (diimplementasikan sebagai satu
proses) tidak merusak subsistem-subsistem lain, sehingga tidak
mengakibatkan satu sistem mati secara keseluruhan.
- Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar.
Kelemahan
- Layanan dilakukan lambat karena harus melalui pertukaran pesan
- Pertukaran pesan dapat menjadi bottle neck.
5. Sejarah Perkembangan Operating System
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
a. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi
pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai
pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan
manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat
kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada
sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus
dikerjakan secara langsung.
b. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi
kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan
dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi
ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa
fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah
FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua
ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
c. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada
generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani
banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi
lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi
multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming
(melayani banyak program sekaligus).
d. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa
ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai
menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama
lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan
Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis
yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar
dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi
dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
Adapun
sejarah sistem operasi yang dirinci dari tahun 1980an. Artikel ini
menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai
Linux.
1956
GM-NAAI/O
: Sistem operasi pertama ini digunakan pertama kali oleh General Motors
pada komputer besar IBM 704. Namun, sistem ini tidak lebih hebat dari
Batch Processing.
1969
Unix
: Sistem operasi modern pertama ini dikembangkan oleh Ken Thompson dan
Dennis Ritchie yang saat itu membutuhkan sebuah platform yang cepat
untuk game “Space Travel” mereka.
1973
XeroxAlto : Sistem pertama dengan graphical interface yang hanya digunakan untuk penelitian sampai 1981
1980
QDOS
: Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS
terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System)
dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang
untuk prosesor Intel 8086.
Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
PC DOS : IBM meluncurkan PC DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
MS DOS : Microsoft menggunakan nama MS DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
MS DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
System
1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD
UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis
grafis dan menggunakan mouse.
MS
DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan
chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih
dari 10 MB.
MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.
1985
MS
Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MSWindows, sistem operasi yang
telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan
multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan
tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
MS DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.
1987
OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
MS DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
MINIX
: Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix
yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan
Linux.
1988
MS DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS DOS 4.0 dengan suasana grafis.
WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners Lee.
1989
NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
1990
Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
MS
Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk
menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1 2 3, Wordstar, Word Perfect dan
Quattro.
DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.
1991
Linux
0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS
berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full -screen editor, undelete, unformat dan Qbasic.
1992
Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
386
BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan
oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc
(BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD
lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
Distro
Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan
gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal
sebagai SLS (Softlanding Linux System).
1993
Windows
NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa
DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
MS DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace.
Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
MS DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.2.
NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.
1994
Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
MS
DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.22 dengan program kompresi
bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
FreeDOS
: Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin River Falls
Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft
berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan
Windows 95.
SuSE
: OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System
Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
Windows
95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari
Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
PC
DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program
populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan
versi terakhir dari IBM PC DOS.
Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
1998
Windows
98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows
98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
Server
Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti
IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai
banyak dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai servernya.
Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
1999
Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
Corel
Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah
menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux
dengan nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
Microsoft
vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker
dalam sebuah interview dengan Chicago Sun Times. Di lain pihak, CEO IBM
Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1
milyar untuk pengembangan Linux.
2001
Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
Lindows:
Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang
diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire
karena adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.
2002
Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
Fedora
: Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya
ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti
BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
Novell
: Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh
Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD
: Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan
konsep LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih
dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan
Waroeng IGOS.
2004
Ubuntu
: Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh
dunia. Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu
(berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan
Edubuntu (untuk pendidikan).
2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.
2006
Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
CHIPLux
: Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang
lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak
ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan
dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva).
CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format
DVD.
2007
Vista
: Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan
Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero
Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus
dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
3D
OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D
Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan.
Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya
sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa
versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi
distro warnet Linux dan game center Linux.
2010
Windows7
: Sistem Operasi ini merupakan penyempurna dari sistem operasi yang di
buat sebelumnya oleh microsoft. Bisa dikatakan bahwa sistem operasi ini
merupakan sistem operasi terbaik yang ada pada saat ini.
2012
Dan
sekarang yang Sistem Operasi terbaru yang telah dilincurkan oleh
Microsoft adalah Windows 8. Sistem Operasi ini memliki tampilan yang
sangat menarik dibandingkan dengan Windows-Windows lain yang sebelumnya.
Daftar Pustaka :
1. Prof. Dr. Jogiyanto H.M. M.B.A.Akt., Pengenalan Komputer, Andi Yogyakarta, 2005
2. Hariyanto, Bambang, Ir., Sistem Operasi, Penerbit Informatika, Bandung,1999
3. Tanenbaum, Andrew S., Modern Operating Systems, Prentice Hall Inc., 1992
4. www.wikipedia.com
5. www.google.com